Menu

Resmi! ini Biaya dan Cara Urus STNK Hilang

urus stnk hilang

Kita sebagai masyarakat yang cerdas harus bisa menyiasati aksi calo seperti itu. Misalnya saja untuk urusan pengurusan surat izin mengemudi (SIM) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK) yang hilang. Sudah ada biaya resmi dan cara urus STNK hilang atau SIM hilang yang sudah ditetapkan pemerintah. Jika melalui calo, sudah dapat dipastikan biayanya digelembungin. Memang, kita jadi gak repot ngurus sendiri. Akan tetapi, mau sampai kapan kita biarin aksi ilegal para calo seperti ini? Meski masih banyak sekali orang yang suka pakai jasa calo untuk urus dokumen atau beli tiket, tidak sedikit yang gedeg ngelihat ulah perantara itu. Itu wajar, soalnya calo memang sebenarnya gak tulus berniat membantu, melainkan memang untuk cari untung sendiri. Yang jadi masalah adalah, penegak hukum sekan – akan tutup mata terhadap keberadaan calo berkeliaran. Bahkan calo yang ada di markasnya terkesan dibiarkan. Meskipun begitu sebenarnya tidak apa – apa.

Menurut situs resmi Korlantas, syarat dan cara urus STNK hilang adalah, KTP pemilik kendaraan yang hilang, asli dan juga fotokopi. Selanjutnya fotokopi STNK yang hilang (jika ada). Surat keterangan STNK hilang dari polsek atau polres setempat. BPKB asli dan fotokopi. Cek fisik kendaraan. Fotokopi hasil cek fisiknya. Isi formulir pendaftaran. Urus cek blokir (surat keterangan STNK hilang dari Samsat) yang berisi keterangan keabsahan STNK terkait, misalnya tidak sedang dicari polisi atau diblokir. Hasil cek fisik kendaraan harus dilampirkan. Urus pembuatan STNK baru di loket BBN II. (Semua persyaratan data dan surat keterangan hilang dari Samsat harus dilampirkan). Bayaran pajak kendaraan bermotor. (Lewati kalau sudah bayar). Bayar biaya STNK baru. Ambil STNK dan surat ketetapan pajak daerah. Semua langkah di atas dilakukan di Samsat terkait. Kecuali surat urus STNK hilang. Jika anda termasuk yang lagi apes gara – gara dompet hilang, yang berarti SIM dan STNK ikut hilang, mungkin informasi berikut ini berguna untuk anda. Apalagi jika anda berniat untuk tidak memakai jasa calo.

Setelah mengetahui syarat dan prosedur urus STNK hilang, saatnya kita tahu biaya pengurusannya. Untuk urus STNK hilang, kita hanya perlu membayar biaya sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010 tentang PNBP pada Polri yakni, Rp 50 ribu untuk kendaraan roda dua, dan Rp 75 ribu untuk kendaraan roda empat. Sedangkan tarif urus SIM hilang adalah: SIM A: Rp 80.000, SIM C: Rp 75.000, Asuransi jiwa: Rp 30.000, Cek kesehatan: Rp 20.000.

Jika melalui calo, yang artinya ikut dukung korupsi, biaya itu bisa membengkak sampai dua kali lipat dari harga yang sudah ditentukan pemerintah. Alangkah lebih baiknya jika duitnya ditabung buat hal lain atau malah bisa buat investasi. Perlu diketahui, untuk berjaga – jaga biar tidak repot, fotokopi seluruh surat dan dokumen penting di rumah, termasuk SIM dan juga STNK. Dokumen sertifikat rumah juga sebaiknya difotokopi buat jaga – jaga kalau nanti mau jual rumah. Ribet sedikit urus STNK hilang tidak apa – apa. Daripada hilang duit banyak. Terlebih tidak ada jaminan surat yang diurus itu asli kalau urusannya udah sama oknum. Dan harus diingat jika calo berbeda dengan biro jasa. Biro jasa dipastikan memiliki kantor resmi dan bisa diajak berkonsultasi. Namun calo biasanya gentayangan sambil nawarin jasanya tanpa omong – omong lebih lanjut. Uang untuk calo tersebut termasuk pungli kalau sampai masuk kantong polisi juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *